Liburan ke kota Kembang Bandung

Hindari Kaldu Sapi yang Berlemak

Hindari Kaldu Sapi yang Berlemak

Berbagai masakan banyak menggunakan penyedap rasa, baik itu berupa mecin ataupun kaldu. Kaldu pun tergolong ke dalam beberapa jenis, yakni kaldu ayam, kaldu sapi, kaldu ikan dan sebagainya. Kaldu dapat kita peroleh dengan cara membelinya di toko-toko yang menjual produk kaldu kemasan olahan pabrik makanan, atau bisa juga kita peroleh dengan cara membuatnya sendiri.

Kebanyakan ibu rumah tangga yang peduli akan kesehatan keluarganya menggunakan kaldu yang dibuat sendiri. Hal ini karena kaldu buatan sendiri dapat kita buat tanpa menggunakan tambahan MSG. Sedangkan membeli produk olahan pabrik kebanyakan mengandung MSG.

MSG atau Monosodium Glutamat adalah senyawa tambahan yang kerap ditambahkan ke dalam proses pembuatan penyedap rasa. Fungsi MSG adalah untuk menguatkan rasa yang ada pada masakan. Pada dasarnya, MSG tidak memiliki rasa sama sekali, namun kemampuannya untuk memperkuat rasa dan menjadikan masakan jadi lebih gurih sangat diminati oleh banyak orang.

Meskipun demikian, banyak pakar kesehatan dan ahli gizi menyarankan untuk tidak mengkonsumsi MSG setiap hari, apalagi dengan jumlah yang berlebihan. Karena dikhawatirkan hal tersebut dapat memicu berbagai macam penyakit.

Bagi mereka yang ingin mengurangi asupan MSG dalam makanannya namun tetap ingin masakannya terasa lezat, mereka menggunakan kaldu sapi atau kaldu ayam olahan sendiri. Tapi apakah kaldu sapi olahan sendiri dapat benar-benar baik untuk kesehatan Anda?

Menurut para ahli gizi, ternyata tidak semua kaldu sapi olahan sendiri baik untuk tubuh kita. Salah satu hal utama yang harus diperhatikan adalah kandungan lemak yang ada pada sapi yang digunakan untuk membuat kaldu.

Banyak ibu rumah tangga yang menghindari MSG namun ternyata mereka abai terhadap lemak hewani yang juga tidak baik untuk kesehatan. Lemak hewani dapat diperoleh dari kaldu sapi buatan sendiri yang tidak diolah dengan benar. Konsumsi lemak hewani yang berlebihan akan memicu berbagai gangguan pada tubuh, seperti penumpukan lemak, kegemukan, penyempitan pembuluh darah dan sebagainya.

Gangguan-gangguan seperti ini jika dibiarkan terus menerus akan beresiko menyebabkan penyakit hipertensi, serangan jantung, hingga stroke.

Untuk itu, bagi mereka yang ingin membuat kaldu sapi sendiri di rumah masing-masing, sebaiknya memperhatikan dengan baik bahan baku daging sapi atau tulang sapi yang digunakan.

Tulang dan iga sapi cenderung lebih lezat saat dijadikan kaldu, namun pastikan Anda memilih tulang dan iga sapi yang tidak mengandung lemak. Jika Anda sulit menemukan tulang yang telah bersih dari lemak, Anda bisa membersihkannya sendiri terlebih dahulu sebelum menggunakannya. Pisahkan lemak-lemak yang menempel pada tulang, agar tidak ikut diolah dengan tulang untuk membuat kaldu sapi.

Selain tulang dan iga sapi, daging sapi pun seringkali dibuat menjadi kaldu. Pilihlah daging sapi khas yang tidak mengandung lemak. Agar kaldu sapi buatan Anda lebih aman untuk kesehatan.

Namun, meskipun memilih bahan baku yang tidak mengandung lemak, seperti tulang tanpa lemak dan daging tanpa lemak, belum tentu kaldu sapi Anda benar-benar telah bebas dari lemak. Jadi setelah Anda memasak kaldu sapi buatan Anda, sebaiknya Anda menaruhnya di lemari pendingin. Hal ini bertujuan untuk memisahkan lemak-lemak yang terkandung di dalam kaldu sapi.

Lemak yang didinginkan akan lebih mudah mengeras daripada air. Jika lemak telah mengeras, Anda dapat menyisihkannya pelan-pelan dari kaldu sapi buatan Anda. Pastikan agar keping-keping lemak yang mengeras itu tidak pecah agar Anda lebih mudah mengambilnya. Lakukan pembersihan lemak ini setiap 30 menit sekali pada kaldu ayam yang Anda dinginkan. Hingga kaldu ayam buatan Anda benar-benar bersih dari lemak.

Atau anda juga dapat menemukan kaldu sapi non msg terbaik yang sehat untuk keluarga anda sebagai bumbu penyedap di masakan di rumah di marketplace online seperti Lemonilo disini.