Tempat Wisata

Bukit Bintang

Bukit Bintang

Pemandangan dari atas Bukit Bintang

Salah satu tempat terkenal di kalangan anak muda Kota Bandung adalah Bukit Bintang. Sengaja dinamai begitu sebab di tempat itu lah mata kita bisa memandang bintang bertebaran di bawah kita. Ya, bintang yang dimaksud memang bukan bintang di angkasa, melainkan hamparan lampu kota yang tampak berkelip cantik. Berdiri di Bukit Bintang seperti berdiri di tepi mangkok dan Kota Bandung ada di dalam mangkok itu.

Di saat terang, Bukit Bintang terlihat biasa saja. Hanya sekadar perbukitan di daerah Dago Utara, Kota Bandung. Cocok sebagai jalur sepeda saat olahraga pagi. Udaranya segar dengan angin yang semilir dingin menyapa kulit. Namun di malam hari, tempat ini berubah menjadi luar biasa cantik. Banyak anak muda Kota Bandung datang ke tempat ini untuk berpacaran atau sekadar nongkrong. Ada juga pehobi fotografi amatir yang biasa datang berkelompok untuk hunting foto di sini.

Fasilitas Bukit Bintang seadanya saja. Kondisi yang minim penerangan justru disukai pengunjung. Untuk pilihan makan dan minum, Bukit Bintang tak jauh dari Cafe Stone. Pengunjung bisa juga membawa camilan sendiri sembari nongkrong menikmati lampu kota di bawah bukit, atau nyeruput kopi dan makan jagung bakar yang dijual di beberapa warung tenda tak jauh dari Bukit Bintang.

Bukit Bintang mudah dicapai jika Anda menggunakan kendaraan pribadi. Dari Dago, arahkan kendaraan Anda ke Dago Pakar. Lokasi Bukit Bintang bisa dicapai menggunakan mobil atau motor, namun tidak mungkin menggunakan kendaraan umum. Angkutan umum tak beroperasi sampai malam, lagipula trayeknya tak sampai Bukit Bintang.

Jika menggunakan mobil atau motor, perhatikan pertigaan menuju Stone Cafe. Ambil jalan menuju kafe tersebut, dan ketika sampai di Stone Cafe, ambil belokan ke kanan. Ada pungutan retribusi Rp.2,000 di hari biasa dan Rp.3,000 di akhir pekan. Untuk para pemburu objek foto, pastikanlah untuk membawa tripod. Tempat ini sangat gelap sedangkan penggunaan blitz di area ini bisa dianggap mengganggu.

Bukit Bintang ramai di akhir pekan, terutama malam minggu. Kadang-kadang, Bukit Bintang pun dijadikan sebagai tempat untuk menyatakan cinta. Karena itu, menjelang valentine atau hari kasih sayang yang jatuh pada 14 Februari, tempat ini juga menjadi pilihan favorit para remaja di Kota Bandung, Murah meriah plus romantis. Tidak jauh dari Bukit Bintang, ada beberapa kafe yang kerap ramai di akhir pekan, misalnya The Valley dan Stone Cafe.

Stone Cafe menyediakan tempat makan model saung dengan tumpukan bantal yang menambah nyaman. Pilihan makanan cukup beragam, mulai dari makanan tradisional sampai gaya Western seperti steak dan pasta. Kafe ini buka sejak siang hari. Pilihan lain ialah The Valley. Rasa makanan relatif biasa saja meski tempatnya romantis luar biasa. Jadi, Bukit Bintang memang satu-satunya tempat yang pas di daerah perbukitan Dago Pakar untuk menikmati suasana romantis dan hawa dingin tanpa harus mengeluarkan banyak uang. Seru juga sesekali main kembang api di tempat ini.

Terkadang, Bukit Bintang juga bisa menjadi tempat wisata bagi keluarga. Tidak sedikit yang membawa anak ke Bukit Bintang, lengkap dengan jaket dan topi untuk balita mereka. Namun, Bukit Bintang bukan satu-satunya pilihan menikmati malam hari di Bandung. Suasana romantis ala Bukit Bintang bisa juga dinikmati di Caringin Tilu (Cartil) yang berlokasi di Padasuka, sebelah timur Kota Bandung.

partner iklan
Tags: ,