Liburan ke kota Kembang Bandung

Kawah Putih Gunung Patuha

Kawah Putih Gunung Patuha
Kawah Putih Gunung Patuha

Liburan di Bandung merupakan pilihan tepat sebagai sajian akhir pekan. Kota Bandung penuh pesona, hal ini biasa terucap oleh setiap wisatawan yang datang bersinggah ke kota ini dalam menikmati liburan akhir pekan bersama keluarga. Beragam jenis tempat wisata di Bandung mulai dari wisata kuliner, tempat wisata alam, tempat wisata belanja dan lainnya memberikan kesan yang mendalam dan sulit dilupakan. Salah satunya adalah tempat wisata alam. Bermain ke Kawah Putih Gunung Patuha sebagai tujuan utama liburan di Bandung bisa menjadi pilihan terbaik bagi Anda.

Tempat wisata di Bandung ini terletak di kawasan wisata Ciwidey, berjarak 46 kilometer sebelah Selatan Kota Bandung atau sekitar 2 jam perjalanan dari pusat kota. Setelah berada di pintu gerbang, Anda harus melanjutkan perjalanan sekitar 5 kilometer menuju puncak Gunung Patuha. Untuk menuju lokasi, terdapat 2 pilihan yang bisa menjadi pertimbangan Anda dalam menghemat biaya. Pertama, jika menggunakan mobil pribadi, Anda harus membayar tiket masuk sebesar Rp. 150.000,- per mobil dan Rp. 7.500,- per orang. Pilihan kedua yaitu jika Anda ingin merasakan sensasi yang lebih seru, Anda bisa menaiki kendaraan yang disebut sebagai otang yang merupakan alat transportasi ke puncak gunung dengan biaya Rp. 15.000,- per orangnya.

Kawah Putih berada di puncak gunung Patuha, yang merupakan gunung berapi tipe stratovolcano (pegunungan yang tinggi dan mengerucut) yang memiliki ketinggian mencapai 2.434 meter di atas permukaan laut. Kawah putih berbentuk lebih menyerupai danau dangkal dengan air yang bewarna putih kehijauan. Tanah yang berwarna putih yang terdiri dari belerang merupakan alasan mengapa kawah ini disebut sebagai Kawah Putih. Sebagian kawasan Kawah Putih terlihat sudah kering dan sebagian lagi ada juga yang masih ditumbuhi pohon. Pohon-pohon yang tumbuh di sekitar kawah sebagian besar hanya tinggal batangnya saja dan sudah kering, yang memperlihatkan suasana khas dan menarik. Batu-batu besar yang indah menghiasi setiap pinggiran kawah yang menjadi daya tarik bagi setiap wisatawan yang datang. Tempat ini juga merupakan tempat favorit bagi para calon pengantin untuk melakukan foto prewedding.

Bila melihat sejarahnya, sebelum abad 19 masyarakat sekitar Gunung Patuha percaya bahwa ada sesuatu yang mistis tentang gunung tersebut. Ada mitos seputar makhluk halus yang mendiami Gunung Patuha sehingga tak ada seorang pun yang berani masuk kedalam hutan. Kepercayaan ini diperkuat dengan kejadian-kejadian alam yang cukup aneh, seperti setiap burung yang melintas di atas kawah tiba-tiba mati. Misteri ini bertahan cukup lama, sampai akhirnya pada tahun 1837 seorang peneliti botanis Belanda kelahiran Jerman, Dr. Franz Wilhelm Junghuhn melakukan penelitian di kawasan ini. Sebagai seorang ilmuwan, Dr. Franz tidak mempercayai begitu saja cerita masyarakat setempat. Dengan ditemani beberapa pendamping pribumi, Dr. Franz masuk menembus belantara Gunung Patuha. Di sanalah ia menemukan keindahan sebuah danau kawah yang sangat memukau. Sebagaimana halnya kawah gunung, dari dalam kawah keluar semburan lava belerang beserta gas yang baunya menusuk hidung. Dari hal inilah terungkap bahwa kandungan belerang yang sangat tinggi menyebabkan burung tiba-tiba mati saat melintas di atas permukaan danau Kawah Putih Patuhah. Penemuan ini sekaligus memecahkan mitos angker seputar gunung ini.

Hal menarik lainnyadaritempat wisata di Bandung ini yaitu terdapatnya beberapa makam leluhur di lokasi ini, antara lain makam Eyang Rongga Sadena, Eyang Jaga Satru, Eyang Camat, Eyang Barabak, Eyang Ngabai dan Eyang Jambrong. Makam leluhur di Kawah Putih ini bisa menjadi salah satu tempat menarik yang dapat Anda kunjungi. Di balik keindahan alamnya, Kawah Putih Gunug Patuah juga menyimpan segudang misteri.